Laporan Langsung, Reporter Harus Bisa Improvisasi Diri

untitled-1

Medan, suarausu.co — Reporter harus bisa improvisasi diri saat melakukan laporan langsung dari lapangan. Sebab ini merupakan kunci keberhasilan dalam membuat sebuah laporan langsung. Hal ini dikatakan Leli Irawan, News Anchor Media Nusantara Citra Group saat mengisi Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) di Politeknik Negeri Medan (Polmed), Sabtu (9/5).

Leli menjelaskan improvisasi ini seperti penguasaan materi yang akan dilaporkan dan penguasaan diri seorang reporter di depan kamera saat laporan langsung. Seorang reporter harus memahami poin-poin kunci hasil observasinya. Poin-poin yang dimaksud adalah pertanyaan what, why, who, when, dan how. Jika reporter sudah paham ia lebih mudah meguasai diri, sehingga saat melakukan siaran langsung tidak mduah lupa atau pun gugup. “Setelah paham poin-poinnya, pasti reporter bisa menguasai diri,” katanya.

Nurul Hafifi, peserta PJTD mengatakan informasi tersebut sangat bermanfaat bagi pemula. Menurutnya dengan improvisasi diri, reporter tidak terpaku dengan teks yang dihafal. “Karena jika kita menghafal, ketika lupa satu jadi blank (kosong—red) semuanya, dan itu membuat live report enggak sempurna,” ujarnya. PJTD yang diadakan oleh Pers Mahasiswa Neraca ini juga dihadiri oleh Meutya Hafid, jurnalis senior yang pernah bekerja untuk Metro TV.

 

Diterbitkan pada 11/05/2015 di:

http://suarausu.co/laporan-langsung-reporter-harus-bisa-improvisasi-diri/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s